• Jam Buka Toko: 08.00 s/d 20.00 WIB
  • Status Order
  • Tlp: 087804429933
  • SMS/WA: 085799077078
  • info@fahrunihijab.com
Terpopuler:

Hijab Syar’i Versus Jilboob

26 June 2018 - Kategori Blog

Penggunaan hijab sepertinya hanya sebuah penutup rambut dan kepala saja, banyak ditemui wanita muslim yang memakai hijab tipis dan transparan yang dipadukan dengan pakaian ketat sehingga membentuk lekuk tubuh begitulah fenomena yang tumbuh saat ini.lantas bagaimana berhijab sesuai anjuran agama yang sebenarnya? Dan apa saja perbedaan Hijab Syar’i Versus Jilboob yang marak terjadi dimasyarakat luas? Penasaran?

Hijab Syar’i Versus Jilboob

Hijab syar’i merupakan jilbab penutup aurat secara total karena jilbab syar’i berdimensi besar karena itu dapat menutup seluruh aurat wanita. Jilbab syar’i tidak melebih-lebihkan aksesoris yang digunakan seperti hijab kekinian lainnya yang menggunakan anting pita besar ataupun sesuatu yang mencolok sehingga menjadi pusat perhatian. Hijab syar’i bersifat tidak tipis dan tidak ketat.

Meskipun sama-sama hijab namun jilboob memiliki definisi berbeda. Jilboob menjadi trend banyak kalangan, mulai dari segmen atas hingga bawah tidak mengenal usia muda ataupun tua. Jilboob merupakan pemakai hijab yang memakai hijab hanya untuk popularitas dan sebagai penambah daya tarik agar terlihat modis dan mengikuti trend. Cara memakai Hijab Syar’i Versus Jilboob juga berbeda dan kebalikan dari hijab syar’i. Jika syar’i memilih bahan tebal sebagai bahan hijab maka jilboob berbahan tipis dan terawang, jilboob lebih menyukai sesuatu yang menjadi pusat perhatian.

Jilboob tidak menutup aurat secara keseluruhan, sifatnya hanya membungkus aurat saja bagaimana tidak dengan kebanyakan remaja wanita muslim yang gemar memakai jilboob. Padahal telah diketahui bahwasannya tujuan utama hijab adalah melindungi kaum hawa dari gangguan laki-laki, dan pastinya jilboob akan menarik perhatian lawan jenis.

Berhijab namun telanjang disematkan pada para jilboob karena lekukan yang nampak jelas serta hijab tipis menerawang hingga memperlihatkan rambut merupakan penyalahan arti dari hijab yang sebenarnya. Padahal sudah banyak hadist dan pendapat ulama yang menjelaskan tentang larangan jilboob.Hal ini bisa disebabkan karena minimnya pengetahuan dan informasi yang didapat oleh pengguna.

Dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 59 telah dijelaskan mengenai tata cara berhijab dengan benar dan berbunyi “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin. Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Semoga penjelasan Hijab Syar’i Versus Jilboob dapat menambah pengetahuan tentang berhijab dengan benar.

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *